Polinema Cabang Lumajang Gelar FGD Sistem WebGIS untuk Kawasan Kumuh

  • Oct 17, 2024
  • RINDANG ASRI LAKSANAWATI,S.Ap

Polinema Cabang Lumajang Gelar FGD Sistem WebGIS untuk Kawasan Kumuh

Lumajang, 17 Oktober 2024 – Polinema (Politeknik Negeri Malang) Cabang Lumajang mengadakan Focus Group Discussion (FGD) terkait program Matching Fund 2024. Acara ini bertujuan membahas pengembangan Sistem Pengambilan Keputusan Kawasan Kumuh Dinamis Berbasis WebGIS di Kabupaten Lumajang. Sistem ini diharapkan dapat membantu pemerintah dalam menangani kawasan kumuh secara lebih efektif dan real-time.

FGD ini diadakan di Gedung A Lantai 1 Kampus Polinema Lumajang, Jalan Lintas Timur, Joyogudan, pada Kamis, 17 Oktober 2024, mulai pukul 12.00 hingga 16.00 WIB. Diskusi ini merupakan bagian dari program Matching Fund Vokasi tahun 2024 yang didukung oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai instansi terkait, antara lain Tim Matching Fund Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Tim Fasilitator Kumuh, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinas Kesehatan, serta Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak. Selain itu, turut hadir Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lumajang, camat, serta beberapa lurah dari wilayah yang menjadi sasaran pengembangan sistem.

Prof. Ir. Ratih Indri Hapsari, S.T., M.T., Ph.D., selaku Wakil Direktur IV Polinema, menyampaikan bahwa sistem berbasis WebGIS ini akan memberikan pandangan holistik tentang kawasan kumuh di Lumajang, sehingga memudahkan pemerintah daerah dalam merencanakan solusi yang tepat dan efisien.

Selain membahas konsep dan pengembangan teknis, FGD juga menjadi ajang bagi para peserta untuk memberikan masukan dan usulan terkait fitur yang diharapkan ada dalam sistem tersebut. Peserta yang hadir sangat antusias dalam berdiskusi, terutama terkait integrasi data spasial untuk perencanaan yang lebih matang.

Tim MF Polinema juga memberikan pemaparan mengenai tahapan pengembangan sistem dan rencana peluncuran di masa mendatang. Dengan adanya FGD ini, diharapkan sistem yang akan diterapkan nantinya benar-benar sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Author

 

**Sahabattompokersan