Penilaian Kampung Resik di RW 28 Kelurahan Tompokersan
- Dec 09, 2024
- RINDANG ASRI LAKSANAWATI,S.Ap
Penilaian Kampung Resik di RW 28 Kelurahan Tompokersan
TOMPOKERSAN, 3 Desember 2024 – Kelurahan Tompokersan terus mengupayakan lingkungan yang bersih dan nyaman dengan menyelenggarakan kegiatan penilaian Kampung Resik di RW 28. Acara ini dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Lumajang ke-769 dan didampingi langsung oleh Lurah Kelurahan Tompokersan beserta staf, dengan melibatkan tim dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lumajang.
Kegiatan penilaian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kebersihan, pengelolaan sampah, serta penghijauan di wilayah RW 28. Dalam sambutannya, Lurah Tompokersan, Bapak Joko Setiyo, S.Kom., MM., menyampaikan bahwa program Kampung Resik tidak hanya menjadi ajang penilaian, tetapi juga merupakan momentum untuk memperkuat kesadaran kolektif warga dalam menjaga lingkungan, terutama dalam memperingati Hari Jadi Lumajang.
DLH Kabupaten Lumajang mengapresiasi inisiatif warga RW 28 dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan hijau. Ketua tim penilai menyatakan bahwa program Kampung Resik ini selaras dengan visi Hari Jadi Lumajang tahun ini, yakni mengedepankan kebersihan dan keberlanjutan lingkungan sebagai warisan yang akan terus dikenang oleh generasi mendatang.
Selain penilaian lapangan, tim juga berdiskusi dengan perwakilan warga terkait inovasi yang telah dilakukan, seperti program bank sampah, kompos rumah tangga, serta penghijauan dengan tanaman produktif. Warga RW 28 menunjukkan antusiasme tinggi dalam mendukung gerakan lingkungan melalui kontribusi aktif, sejalan dengan semangat Hari Jadi Lumajang.
Kegiatan ini juga menjadi ajang edukasi, di mana DLH memberikan wawasan kepada warga tentang pentingnya pemilahan sampah sejak dari rumah tangga. Peserta kegiatan mendapatkan informasi tentang cara memanfaatkan sampah organik menjadi pupuk, serta pengelolaan sampah non-organik yang lebih efektif. Edukasi ini dirancang untuk melibatkan masyarakat dalam menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan.
Lurah Tompokersan menambahkan bahwa Kampung Resik adalah salah satu bentuk nyata dari komitmen masyarakat dalam menjaga lingkungan. "Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya memperingati Hari Jadi Lumajang, tetapi juga meninggalkan warisan berupa kebersihan dan penghijauan yang dapat dinikmati oleh generasi selanjutnya," ujarnya.
Acara penilaian diakhiri dengan pemberian masukan oleh tim penilai untuk perbaikan ke depan, serta komitmen bersama antara warga, pemerintah, dan DLH untuk terus mendukung lingkungan yang bersih, sehat, dan hijau. Penilaian ini diharapkan menjadi inspirasi bagi RW lain di Tompokersan, sekaligus menjadi momentum penting dalam rangkaian perayaan Hari Jadi Lumajang ke-769.
Author
**Sahabattompokersan