PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) MINGGU KE 1 BULAN OKTOBER BAGI BALITA DI WILAYAH KELURAHAN TOMPOKERSAN

  • Oct 01, 2025
  • RINDANG ASRI LAKSANAWATI,S.AP

Peran PMT (Pemberian Makanan Tambahan) untuk Balita

Pada hari rabu, tanggal 01 Oktober 2025 diadakan Pemberian Makanan Tambahan ( PMT ) yang bertempat di ruang PKK Kelurahan Tompokersan.

Selain pemberian makanan tambahan juga dilakukan penimbangan terhadap balita. Kegiatan ini didampingi petugas kesehatan dan staf kelurahan.

PMT adalah intervensi gizi yang diberikan kepada balita dengan status gizi kurang, atau untuk pencegahan masalah gizi di masyarakat.

  • Tujuan PMT:

    1. Meningkatkan status gizi balita.

    2. Mendukung tumbuh kembang optimal.

    3. Mencegah stunting dan gizi buruk.

  • Bentuk PMT bisa berupa:

    • PMT Pemulihan → makanan khusus untuk balita gizi kurang/buruk, biasanya tinggi energi dan protein (misalnya biskuit balita, bubur kacang hijau, olahan ikan/tempe/telur).

    • PMT Lokal → dibuat dari bahan pangan setempat yang bergizi seimbang (contoh: bubur tim ayam, sup sayur, puding susu, perkedel ikan).

    • Hal yang Perlu Diperhatikan dalam PMT untuk Balita

    • Porsi disesuaikan dengan usia dan kemampuan makan anak.

    • Variasi menu agar anak tidak bosan dan mendapatkan gizi lengkap.

    • Tekstur makanan disesuaikan dengan tahap perkembangan (halus → lumat → cincang → makanan keluarga).

    • Kebersihan makanan harus terjaga agar tidak menyebabkan diare.

    • Dibaringi dengan edukasi pada orang tua mengenai pola makan bergizi seimbang, ASI eksklusif (0–6 bulan), dan MP-ASI (6 bulan ke atas).