Kelurahan Tompokersan Lakukan Fogging di RW 26 Bersama Puskesmas Rogotrunan
- Jan 23, 2025
- RINDANG ASRI LAKSANAWATI,S.Ap
Kelurahan Tompokersan Lakukan Fogging di RW 26 Bersama Puskesmas Rogotrunan
23 Januari 2025 - Kelurahan Tompokersan, bekerja sama dengan Puskesmas Rogotrunan, melaksanakan kegiatan fogging di wilayah RW 26 pada Kamis, 23 Januari 2025. Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk mengendalikan penyebaran nyamuk Aedes aegypti yang menjadi penyebab penyakit demam berdarah dengue (DBD).
Ketua RW 26, menyampaikan bahwa kegiatan fogging ini sangat dinantikan warga karena beberapa kasus demam berdarah telah dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir. "Kami berterima kasih kepada pihak kelurahan dan Puskesmas Rogotrunan atas respons cepatnya dalam menangani potensi wabah ini," ujar beliau.
Tim dari Puskesmas Rogotrunan turun langsung untuk melakukan penyemprotan di seluruh titik yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, seperti saluran air, tumpukan barang bekas, dan tempat-tempat yang lembap. Warga juga diimbau untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar dengan melakukan 3M Plus, yaitu Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang, serta menggunakan kelambu atau lotion antinyamuk.
Lurah Tompokersan, Bapak Joko Setiyo, S.Kom., MM., menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari penyakit. "Fogging hanyalah langkah awal. Keberlanjutan program ini memerlukan partisipasi aktif warga dalam memutus mata rantai penyebaran nyamuk," ujar beliau.
Puskesmas Rogotrunan juga memberikan edukasi kepada masyarakat tentang gejala dini DBD dan langkah-langkah yang harus diambil jika ada anggota keluarga yang terjangkit. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar segera mendapatkan penanganan medis apabila menunjukkan tanda-tanda seperti demam tinggi, nyeri otot, dan ruam kulit.
Warga RW 26 menyambut baik kegiatan ini dan berharap upaya serupa dapat dilakukan secara rutin di wilayah lain yang berisiko. "Kegiatan fogging ini sangat membantu kami untuk merasa lebih aman, terutama dengan meningkatnya kasus DBD di musim penghujan," ungkap salah satu warga.
Dengan semangat gotong royong dan perhatian yang tinggi terhadap kesehatan masyarakat, Kelurahan Tompokersan terus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi warganya. Fogging ini diharapkan menjadi langkah awal menuju lingkungan bebas DBD di Kelurahan Tompokersan.
Author
**Sahabattompokersan